Komite SMAN 1 Wongsorejo Pungut Dana Isidental Dan SPM

BANYUWANGI, Centralberita.id _ Adanya Pengaduan Masyarakat (Dumas) terkait pungutan dana Insidentil dan PSM oleh Komite SMAN I Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, maka tanggal 15/09/20, Team MTI dan Centralberita.id menemui Kepala Sekolah SMAN 1 Wongserjo untuk mengklarifikasi adanya informasi dari masyarakat terkait pungutan-pungutan oleh Komite sekolah tersebut.

Kepada MTI dan Centralberita.id, Kepala Sekolah SMAN I Wongsorejo dengan tegas menyampaikan bahwa pungutan atau penarikan Isidental dan PSM itu dilakukan oleh pihak Komite, namun tidak pernah ada konfirmasi dengan Kepala Sekolah. Padahal jelas sekali di Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah, dan pada Pasal 10 ayat 3 dikatakan, “Komite Sekolah harus membuat Proposal yang diketahui oleh sekolah sebelum melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya dari masyarakat”.

“Kepala Sekolah maupun pihak Komitenya hari ini tidak ada di tempat mas,” Terang Bomo Gafur.

Pungutan dana insidentil maupun PSM dibayarkan melalui TU Sekolahan dengan menggunakan Stempel Komite. Anehnya saat ditanyakan siapa Komitenya, tidak ada seorang gurupun atau pihak sekolah yang bisa memberikan keterangan siapa Komite Sekolah itu sendiri, semuanya sengaja menghindar.

Sementara salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya berharap agar pihak sekolah meniadakan biaya-biaya itu lagi, “Karena dengan situasi Pandemi Covid 19 ini, kami sangat sulit untuk mencari uang,” Katanya dengan wajah penuh harap.

MTI dan Centralberita.id akan terus mendatangi dan menemui Komite SMAN I Wongsorejo, hingga mendapatkan jawaban atau penjelasan secara lengkap terkait pungutan atau penggalangan dana oleh pihak Komite Sekolah. (Oni)