Dishangpanghortikan Kabupaten Sanggau Galakkan Buka Lahan Tanpa Di Bakar Dengan Metode SFS

SANGGAU (Kalbar), Centralberita.id Menurut Kubin selaku Plt (Pelaksana Tugas) Dishangpanghortikan (Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan) Kabupaten Sanggau, lahan tanpa dibakar dengan metode Sanggau Farming System (SFS).

Ini adalah suatu metode usaha pertanian dengan mengatur jalur tanam jenis tanaman tertentu dengan menyesuaikan kontur atau kemiringan tanah dan pengolahan tanah tanpa bakar, sehingga tidak berdampak asap dan kebakaran lahan.

Pada lahan tanah yang relatif datar akan diolah tanahnya, tidak dibakar tetapi semak atau pohon ditumpuk di kiri atau kanan jalur tanam. Jalur tanam inilah yang diolah tanahnya selanjutnya ditanam dengan padi, atau jagung atau sayuran.

Setelah tanam padi nantinya terus diguliran tanam jagung atau lainnya. Demikian terus menerus bertanam, lahan tersebut akan menjadi usaha tani pada lahan menetap. Metoda ini dibuat oleh PT. Finantara untuk mengolah lahan pertanian yang bertujuan meningkat hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani binaan PT. Finantara.

Metode SFS sudah dimulai sejak tahun 2017 diterapkan PT. Finantara bersama petani Pak Danil asal Dusun Sei Langer Desa Mengkiang Kec. Kapuas Kabupaten Sanggau.Pada Senin 5 okt 2020.

Pada tahun 2020 ini diterapkan pada 3 kelompok tani di Dusun Sei Langer seluas 5 hektar jenis komoditi padi dan jagung. Pada Dusun yang sama pada tahun 2021 ditargetkan Bupati Sanggau seluas 80 hektar.

Metoda SFS ini juga diterapkan Kodim Sanggau pada kelompok tani di Dusun Mengkiang, menanam komoditi jagung dan selanjutnya perguliran tanaman disesuaikan kebutuhan poktan dan siklus musim. Pada tahun 2020 ini juga dilaksanakan seluas 1 hektar demplot oleh petani di Dusun Tokang, Desa Mengkiang jenis komoditi padi dan dan jagung.

Metode SFS ini akan mengarahkan petani untuk berusaha Tani pada lahan menetap dan tidak membakar ladang. Sehingga mengurangi risiko dampak kebakaran lahan dan mengurangi asap.

Kubin mengucapkan terimakasih yang kepada PT. Finantara atas kerjasama, serta upayanya yang bertujuan meningkatkan pendapatan petani melalui metoda SFS.

“Mohon dukungan semua pihak agar metoda SFS ini dapat diterapkan secara lebih luas ditingkat petani dan Semoga berhasil,” ungkapnya Senin (05/10/2020). (Fernando Manurung)

Editor : Christian Bostang Hutagaol