98 Warga Desa Mekarsari Kecamatan Waled, Kembali Terima BST Tahap VII.

Cirebon. Centralberita.id – Sebanyak 98 orang warga Desa Mekarsari yang masuk daftar penerima manfaat (KPM) kembali menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang bersumber dari Kemensos.

Penyaluran BST Tahap 7 tersebut dilaksanakan di aula Desa Mekarsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, di pimpin langsung oleh Kepala desa (Kuwu), Minggu (18/10/2020)

Pelaksanaan penyaluran BST berlangsung tertib dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan mendapatkan pengawalan dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Kepala desa (Kuwu) Mekarsari, BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lembaga desa, Pegawai Kantor Pos, Rt, Rw, Lembaga desa, Perangkat desa.

Dalam sambutannya Kepala Desa Mekarsari Uman Jayus Nudin berharap agar bantuan ini benar-benar dimanfaatkan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, “harapnya.

“Semoga bantuan tersebut menjadi berkah buat semua penerima manfaat, Terima kasih banyak atas bantuan dan kerja sama semua pihak mulai proses perencanaan sampai pelaksanaan, ”Ujar Uman Jayus Nudin .

Kepala desa (Kuwu) juga mengajak kepada seluruh warganya untuk sama-sama berdo’a semoga wabah Covid-19 ini segera hilang di muka bumi ini sehingga warga masyarakat dapat kembali malaksanakan kehidupan secara normal kembali, “Tuturnya.

Lebih lanjut Uman Jayus Nudin, menghimbau warganya, walaupun kini pemerintah sudah memberlakukan New Normal, tapi semua pihak harus tetap waspada dengan virus corona itu karena belum benar-benar musnah,”Pungkasnya.

Salah seorang penerima BST, mengaku senang dan bersyukur dapat BST. Meski jumlahnya hanya 300 ribu tapi paling tidak cukup membantu meringankan beban.

“Dimasa Corona yang sudah berlangsung lebih dari enam bulan, kita tidak bisa leluasa mencari nafkah karena takut tertular atau menulari orang lain virus corona. Jadi lebih banyak dirumah saja,” katanya polos.

Diketahui, Pembarian BST merupakan kebijakan Pemerintah dalam rangka meringankan beban masyarakat terutama yang terdampak langsung dengan mewabahnya Covid-19 dengan mengalihkan dana pembangunan di seluruh Desa.

Nurhari