Kasus Judi Togel Yang Meresahkan Masyarakat Kembayan Kembali Diungkap Polres Sanggau

SANGGAU (Kalbar), Centralberita.id Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sanggau mengungkap kasus Tindak Pidana Perjudian kupon putih atau toto gelap alias togel dengan mengamankan satu tersangka RS yang merupakan bandar togel tersebut.

Tersangka RS diamankan di warung kopi Ati yang beralamat di Jalan raya lintas Malindo, Desa Tanjung Merpati, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Tersangka bernama RS Als S seorang pria berusia 31 tahun, pada hari Selasa, tanggal 20 Oktober 2020 pukul 13. 20 WIB berhasil diamankan pihak Sat Reskrim Polres Sanggau.

Kapolres Sanggau AKBP Raymaond M. Masengi S.I.K, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau AKP Yafet Efraim Patabang SH, S.I.K mengungkapkan, kasus tersebut merupakan jenis perjudian togel HongKong atau Sidney.

Dirinya mengatakan penangkapan pelaku judi togel online adanya informasi dari masyarakat. Bahwa dari informasi yang masuk dari warga terdapat penjudi togel online.

“Atas informasi itulah kita langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya di tangkap satu orang tersangkanya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sanggau.

Dijelaskan Kasat Reskrim Polres Sanggau bahwa satu tersangka diamankan dengan melakukan tindak pidana perjudian kupon putih, kasus togel jenis Hongkong atau jenis Sidney.

Pada hari Selasa, tanggal 20 Oktober 2020, sekitar pukul 13:20 WIB, dipimpin oleh Kanit 1 pidum Sat Reskrim Polres Sanggau melakukan tindakan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang bernama RS alias S yang sedang melakukan aktivitas perjudian kupon putih atau togel di warung kopi Ati, jalan raya lintas Malindo, Desa Tanjung Merpati, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.

“Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti berupa 3 buah Pen, 1 buah kartu ATM Bank BRI, 2 lembar rekapan pasangan nomor, 1 unit handphone merk Oppo A12 warna biru, 1 unit handphone merk Oppo A3S warna merah, 16 lembar kertas kosong berwarna putih, 1 buah tas selempang warna abu-abu merk Adidas, 1 buah kotak kecil dengan tulisan teh prenjak untuk menyimpan kupon putih, uang tunai sebesar Rp. 6.517.000,-,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sanggau pada Rabu (21/10/2020).

Selanjutnya tersangka yang bernama RS alias S beserta dengan barang bukti dibawa ke Polres Sanggau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka RS modusnya melalui sarana online dengan deposit sejumlah uang, ketika nomornya keluar maka saldo bertambah. Pelaku dijerat Pasal 303 ayat (1) 1e dan 2e KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal Sepuluh Tahun,” pungkas Kasat Reskrim Polres Sanggau. (F. Manurung/CB. Hutagaol)