Secara Door To Door Kades (Kuwu) Cisaat Berikan BLT Tahap 7,8 dan 9 dari Dana Desa Kondusif.

Cirebon. Centralberita.id – Desa Cisaat Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebesar Rp. 300 ribu per kepala keluarga, Kamis (17/12/2020).
Penyaluran dan pembagian BLT Dana Desa tahap 7,8,9 di bulan Oktober, November dan Desember tahun 2020 di salurkan kepada (166) Kepala Keluarga warga Cisaat Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon .
Selanjutnya diserahkan secara door to door atau datang langsung ke rumah warga.Hal ini dilakukan agar warga tetap di rumah saja guna bisa membantu memutus mata rantai pandemi virus Corona atau Covid 19.
Alhamdulillah pembagian BLT Dana Desa ini tahap ke 7,8,9 diserahkan secara door to door kepada warga berjalan dengan lancar dan Kondusif.
“Harapanya BLT DD tahap 7,8,9 dapat dipergunakan sesuai dengan peruntukan seperti kebutuhan sehari hari,” tegasnya.
Menambahkan Kepala desa (Kuwu) Cisaat Toto Suharto mengingatkan kepada seluruh warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan.”Terutama menjaga kebersihan, mencuci tangan, serta memakai masker, dan tidak usah keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak,” tukasnya.
Yang di hadiri oleh Kepala desa (Kuwu) Cisaat, Perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, RT dan RW, Tokoh Masyarakat.

Warga Cisaat yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan saya selaku warga Cisaat sangat mengapresiasi kerja Pemerintah Desa Cisaat yang telah menerima dan melaksanakan apa yang menjadi keluhan masyarakat Desa Cisaat selama ini, terutama tentang bantuan ini.

“Terimakasih kepada Kepala desa (Kuwu) Cisaat Toto Suharto sudah bisa membuat perubahan untuk Desa Cisaat menjadi lebih baik dengan terharu.

Tidak hanya itu, warga Cisaat juga ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terkait dalam penyaluran BLT DD Tahap 7,8,9 hingga tahap ini terutama Kepala desa (Kuwu) Cisaat Toto Suharto.

“Dengan bantuan ini, jujur kami keluarga penerima manfaat sangat terbantu dan tahap demi tahap selalu diserahkan tepat waktu dan sasaran,”ucapnya.

 

Nurhari