Proyek Embung Di Desa Bayur Raya Dan Desa Lamdau Tubun Di Duga Tidak Sesuai Nilai Kontrak

MELAWI (Kalbar), Centralberita.id Pekerjaan Embung di desa Bayur Raya dan Desa Landau Tubun Kecamatan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi di duga tidak sesuai dengan dana nilai kontrak sebesar Rp 3.950.119.000,- (Tiga milyar sembilan ratus lima puluh seratus sembilan belas ribu rupiah) tahun kontrak 2020.

Saat hasil investigasi beberapa awak media dan masyarakat di lapangan menurut kasat mata, di temukan di duga pekrjaaan embung tersebut ada sarat kepentingan, karena pekerjaannya tidak sesuai dengan anggaran yang sudah menelan dana milyaran rupiah,dengan nomor kontrak : HK 02 01 / SNVT-PJSA / PPK 01 / 05 tanggal kontrak 05 Mei 2020
Sumber Dana dari APBN Murni yang Di kerjakan Oleh CV. RIZKI ERA MANDIRI.

Salah seorang warga Desa Bayur Raya yang juga selaku Wakil Ketua BPD Desa Bayur Raya Kecamatan Pinoh Selatan Matius di dampingi warga setempat saat di temui wartawan di lapangan menyampaikan, bahwa pekerjaan embung yang berada di daerahnya ini memang tidak begitu jelas karena para pekerja di desa kami hanya harian lepas, dan pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Semenjak pertama kali proyek embung di kerjakan pada tahun 2014 sampai sekarang itu sudah menelan dana puluhan milyar rupiah, namun pekerjaan embung tersebut tidak selesai-selesai sampai sekarang, tidak sesuai dengan jumlah dana yang sudah keluarkan oleh negara. Jelas kegiatan proyek embung tersebut itu sudah merugikan negara,” ungkap Matius.

Matius berharap kepada para penegak hukum terkait, agar supaya menindak lanjuti permasalahan proyek Embung tersebut yang ada di Desa Bayur Raya dan Desa Landau Tubun, Kecamatan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi. (Supardi N)