Bantuan Sosial Tunai Kemensos di Desa Cikulak Tahap 10 Cair

Cirebon. Centralberita.id – Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial tahap 10 di Desa Pangarengan disalurkan melalui PT. Pos Indonesia di Gedung Desa Cikulak, Kamis (14/01/2021).

Penerima BST berkurang 147 KK dari yang sebelumnya terdata 880 Kepala Keluarga,  sekarang berkurang menjadi 733 Kepala Keluarga.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Cikulak didampingin Kepala desa (Kuwu), Ketua BPD Desa Cikulak, Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat, RT dan RW

H. Yusnaedi ST yang akrab di panggil H. Iyus Kepala Desa (Kuwu) Cikulak mengatakan, dengan adanya pengurangan penerima bantuan ini menjadi dilema buat kami sebagai kepala Desa. Karena banyak warga yang tadinya menerima bantuan sekarang namanya tidak ada di daftar lagi.

“Untuk yang namanya hilang sudah kami ajukan lagi, karena sekarang sistemnya online dikhawatirkan data KTP-E nya tidak terupdate,” jelas H. Yusnaedi ST.

Menambahkan warga Cikulak yang namanya ada sekarang tidak ada sudah kami usulkan dan sedang dalam perbaikan data.

“Mudah-mudahan bisa dicairkan di tahap 11 nanti, kami berharap kepada warga yang belum mendapatkan mohon bersabar dan berdoa. Dari 147 warga yang belum mendapatkan kami sudah tempel nama-namanya di papan informasi di Gedung desa Cikulak,” tambahnya.

Warga desa Cikulak yang tidak mau menyebutkan namanya saat dikonfirmasi media di lokasi mengungkapkan, adanya pembagian bantuan sosial tunai ini merasa bersyukur.

“Terima kasih kepada pemerintah pusat dan Kepala Desa (Kuwu) Cikulak yang telah membantu warga yang dalam kondisi pandemi ini,” ucapnya.

Alhamdulilah ekonomi saya sangat terbantu dengan adanya bantuan ini karna kondisi saya sedang tidak bekerja. Rp. 300.000,- sangat berarti sekali buat saya untuk menambah kebutuhan keluarga,Cirebon. Centralberita.id – Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial tahap 10 di Desa Pangarengan disalurkan melalui PT. Pos Indonesia di Gedung Desa Cikulak, Kamis (14/01/2021).

Penerima BST berkurang 147 KK dari yang sebelumnya terdata 880 Kepala Keluarga,  sekarang berkurang menjadi 733 Kepala Keluarga.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Cikulak didampingin Kepala desa (Kuwu), Ketua BPD Desa Cikulak, Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat, RT dan RW

H. Yusnaedi ST yang akrab di panggil H. Iyus Kepala Desa (Kuwu) Cikulak mengatakan, dengan adanya pengurangan penerima bantuan ini menjadi dilema buat kami sebagai kepala Desa. Karena banyak warga yang tadinya menerima bantuan sekarang namanya tidak ada di daftar lagi.

“Untuk yang namanya hilang sudah kami ajukan lagi, karena sekarang sistemnya online dikhawatirkan data KTP-E nya tidak terupdate,” jelas H. Yusnaedi ST.

Menambahkan warga Cikulak yang namanya ada sekarang tidak ada sudah kami usulkan dan sedang dalam perbaikan data.

“Mudah-mudahan bisa dicairkan di tahap 11 nanti, kami berharap kepada warga yang belum mendapatkan mohon bersabar dan berdoa. Dari 147 warga yang belum mendapatkan kami sudah tempel nama-namanya di papan informasi di Gedung desa Cikulak,” tambahnya.

Warga desa Cikulak yang tidak mau menyebutkan namanya saat dikonfirmasi media di lokasi mengungkapkan, adanya pembagian bantuan sosial tunai ini merasa bersyukur.

“Terima kasih kepada pemerintah pusat dan Kepala Desa (Kuwu) Cikulak yang telah membantu warga yang dalam kondisi pandemi ini,” ucapnya.

Alhamdulilah ekonomi saya sangat terbantu dengan adanya bantuan ini karna kondisi saya sedang tidak bekerja. Rp. 300.000,- sangat berarti sekali buat saya untuk menambah kebutuhan keluarga.

 

Nurhari

Tinggalkan Balasan