Penyaluran BST Kemensos RI Tahap 10 Tahun 2021 Di Desa Cisaat Kecamatan Waled.

Cirebon.Sesuai program Pemerintah, melalui Kementerian Sosial RI, guna menanggulangi dampak akibat pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang dialami masyarakat, penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) diperpanjang selama 4 (empat) bulan pada tahun 2021.

Di wilayah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon, BST Kemensos RI tahap bulan Januari mulai diterimakan kepada penerima manfaat warga Cisaat dan tampak petugas kantor Pos menyalurkan BST secara tunai kepada sejumlah 304 penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos RI.

Kepala desa (Kuwu) Cisaat Toto Suharto  menjelaskan ke awak media bahwasanya pembagian BST Kemensos yang berjumlah 304 KPM telah dibagikan ke masyarakat yang mendapatkan undangan resmi dari kantor pos dan dibagikan langsung kemasyarakat sesuai SOP.
Petugas Kantor pos nya langsung yang membagikan ke KPM yang bertempat di aula desa Cisaat langsung di dampingi Babinsa Koramil 2008/Waled, Bhabinkamtibmas Polsek Waled, Ketua BPD, Lembaga Desa dan Perangkat desa, RT dan RW demi Kondusif dan Aman nya pembagian BST Kemensos ucap nya Toto Suharto
Kepala desa (Kuwu) Cisaat Toto Suharto menjelaskan juga di saat pandemi COVID-19 ini sangat bermanfaat untuk masyarakat adanya program bansos dari pemerintah pusat untuk masyarakat Desa Cisaat.
Pembagian BST Kemensos di desa Cisaat sesuai dengan protokol kesehatan yang di anjurkan Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah desa dan masyarakat yang mendapatkan bansos BST Kemensos semua nya mematuhi protokol kesehatan.

Di lokasi penyaluran, salah satu warga Cisaat yang tidak mau menyebutkan namanya penerima manfaat mengucapkan banyak banyak berterima kasih atas diberikannya bantuan tersebut.

“Alhamdulilah di masa sulit saat ini pemerintah pusat kembali menyalurkan bantuannya di masa perekonomian yang menurun akibat wabah covid-19, saya akan menggunakan bantuan ini untuk membeli kebutuhan sehari-hari, dan terima kasih kepada pemerintah desa yang telah membantu saya mendapatkan bantuan di masa covid-19 ini.

Nurhari

Tinggalkan Balasan