Aktivitas Gunung Raung Masih Tinggi, Abu Vulkanik Mulai Menyembur

BANYUWANGI, Centralberita.id _ Gunung Semeru mulai menyemburkan Abu Vulkanik yang sangat membahayakan bagi Manusia. Semburan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Raung mulai merata di Banyuwangi. Bagaimana tidak warga merasakan abu vulkanik itu bertebaran dijalanan, dan mengeluhkan matanya perih, Jum’at (5/2/2021) malam kemarin.

Hal tersebut diungkapkan oleh Noor Huda (26), warga Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Pihaknya, merasakan adanya abu vulkanik yang bertebaran menempel ditubuhnya hingga mengakibatkan perih pada matanya

” Hujan abu ini terasa usai sholat magrib kemarin. Tapi alhamdulillah saat itu hujan abu disertai hujan air yang sangat deras di wilayah Songgon, ” kata Noor Huda dengan jelas

” Sampai pagi ini, Sabtu (6/2/2021), daun-daun hingga lantai rumah kotor akibat tebaran abu semalam, ” tambah, Febri Tio Agustin, warga Dusun Kentangan, Desa Bayu, Kecamatan Songgon ini.

Hal yang sama juga di rasakan oleh warga Banyuwangi Kota. Mereka juga merasakan jika keberadaan abu vulkanik itu bertebaran di wilayahnya. Bahkan, dia telah mengantisipasinya jika keluar rumah dengan berkendara pastinya tetap memakai masker serta helm dengan kaca tertutup.

” Terasa banget kok, di sepeda motor aja, abunya lengket. Padahal sepeda saya kenak hujan pula, ” kata Fathur.

Sementara itu, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung Mukijo menyampaikan bahwa sampai saat ini status Gunung Raung masih di level waspada. Namun, Mukijo tetap mengimbau masyarakat untuk tetap tenang meski aktivitas Raung masih tinggi.

Dia juga mengungkapkan bahwa ada sejumlah laporan terkait abu akibat erupsi Raung.
” Ada beberapa laporan yang masuk seperti di kawasan Licin, Dusun Bayu Songgon. Sejauh ini abu yang keluar masih cenderung tipis, belum sampai ada hujan abu di penduduk, ” ujarnya.

Perlu diketahui, Gunung Api Raung setinggi 3.332 mdpl ini berada pada tiga Kabupaten, yakni Banyuwangi, Bondowoso, Jember. Gunung Raung, tercatat kembali mengalami erupsi sejak tanggal 21 Januari lalu. (Oni/ Rhm)