Ka Polresta Banyuwangi, Dandim O825, Vidio Lahar Itu Hoax

BANYUWANGI, Centralberita.id _ Untuk hari ini, Aktivitas Gunung Raung memang mengalami peningkatan dengan menyemburkan abu vulkanik. Bahkan, gunung yang terletak di tiga Kabupaten itu dikabarkan mengeluarkan lahar yang meluber ke pemukiman warga dengan bukti video 17 detik, fakta atau hoax ?

Menanggapi hal tersebut, TNI-Polri meminta masyarakat Banyuwangi tetap waspada dan tidak panik menghadapi bencana Erupsi Gunung Raung, dan jangan sampai termakan informasi hoax.

Menurut himbauan dari Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin meminta masyarakat tidak perlu panik, karena memang saat ini Gunung Raung masih berstatus waspada.

” Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap mengenakan masker dan pelindung mata saat beraktifitas. Selain agar terhindari dari abu vulkanik, sekaligus untuk mencegah penularan Covid-19, ” kata Arman, kepada wartawan, Senin (8/2/2021).

Menanggapi video viral yang meresahkan masyarakat itu berdurasi 17 detik memperlihatkan erupsi gunung meluber hingga ke rumah warga itu, pihaknya masih melakukan pendalaman, dan akan menindak tegas kepada pelaku penyebaran hoax tentang Gunung Raung.

” Kami saat ini sedang mendalami video viral katanya lahar erupsi Gunung Raung meluber hingga ke rumah warga. Jika tertangkap maka akan kita proses hukum, ” tegasnya,” tegas Arman.

Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto menambahkan, akibat video viral itu, masyarakat yang berada di gunung setinggi 3.332 mdpl itu resah. Karena mereka khawatir jika hal tersebut dilakukan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

” Bisa jadi sengaja disebar agar masyarakat gaduh dan mengungsi. Kemudian ada orang yang tak bertanggung jawab menjarah rumah warga. Itu ada kejadian di beberapa bencana di Indonesia, ” jelas Dandim Eko dengan jelas.

Informasi Hoax adanya lahar yang meluber ke pemukiman warga itu, Petugas PPGA Raung, Burhan Alethea membantah jika video tersebut adalah kondisi erupsi Gunung Raung saat ini.

” Bukan. Itu bukan kondisi Raung saat ini. Memang erupsi, tapi tidak seperti itu, ” terang Burhan dengan tegas.

Menurut Burhan, material pijar di Gunung Raung Saat ini sudah keluar. Namun material ini hanya berada di dalam kaldera Gunung. Sehingga tidak sampai keluar diatas puncak, apalagi sampai ke pemukiman warga.

” Memang material pijar sudah keluar. Tapi sampai saat ini masih berada di dalam kaldera. Itu sepertinya pada saat Gunung terbakar. Entah di Gunung Agung Bali atau Raung sendiri yang terbakar pada saat itu. Pokoknya bukan kondisi saat ini, ” jelasnya.

Tidak keluarnya material pijar saat erupsi, kata Burhan, karena kaldera gunung yang berada di perbatasan Jember, Banyuwangi dan Bondowoso ini memiliki kedalaman sekitar 500 meter. Sementara diameter kaldera mencapai 2 kilometer.

” Jadi masih belum penuh isi dari kaldera. Ada juga kemarin tanya ke kita katanya ada dinding Gunung yang jebol mengeluarkan lahar. Itu hoax, ” imbuhnya.

Harapan Kami kepada masyarakat agar tidak percaya dengan isu hoax yang beredar saat ini. Namun demikian pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di radius 2 kilometer dari puncak gunung.

” Tetap waspada dan jangan panik. Juga jangan percaya hoax, ” pungkasnya dengan jelas. (Oni/Rhm)