Rp 2,8 Triliun, Polisi Banyuwangi Membongkar Pengedar Mata Uang Asing Palsu

BANYUWANGI, Centralberita.id _ Kali ini Polresta Banyuwangi berhasil membongkar peredaran mata uang asing senilai Rp. 2,8 Triliun jika di rupiahkan. Tidak hanya itu, Polisi juga mengamankan sepuluh tersangka yang terlibat dalam kasus ini.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, ada beberapa barang bukti (BB) mata asing mulai dolar Amerika, uang China, mata uang Yijiao, US dollar, mata uang Cinco mil Cruzeiros, dolar Hongkong, Ringgit, dan mata uang Indonesia.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengatakan, ungkap perkara ini berawal adanya informasi adanya transaksi uang palsu di salah satu hotel di Banyuwangi.

” Setelah kita selidiki ternyata ada barang bukti (BB) dan mengamankan enam tersangka. Lalu kita periksa di Kedutaan Besar, benar saja, uang-uang US Dollar ini palsu, ” kata Arman Asmara Syarifuddin saat pers rilis di Mapolresta Banyuwangi, Jum’at (26/2/2021).

Tidak sampai disitu, Polisi tetap mengungkap perkara ini dan melakukan pengembangan. Akhirnya, empat pelaku lainnya juga berhasil diamankan pihak Kepolisian.

” Dua kendaraan roda empat yang diduga untuk mengedarkan, serta transaksi jual beli uang asing palsu juga kita amankan. Para pelaku ini punya peran berbeda beda. Ada yang membeli, pengantar, hingga mengedarkan uang asing palsu ini, ” ucap Arman.

Arman menambahkan, para pelaku ini mengaku sudah melancarkan aksinya di beberapa Kabupaten di Jawa Timur.

” Ada 31 item barang bukti yang berhasil kita amankan. Saat ini kita tengah melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut, ” cetusnya.

Bahkan, kini Polisi sedang memburu tersangka lain yang diduga penjual juga. Karena, mereka hanya mengaku membelinya kepada seseorang yang dari Jakarta.

” Kita akan kembangkan mulai dari proses pembuatan hingga penyebaran uang palsu tersebut. Para tersangka dikenakan pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, ” imbuhya. (Oni/ Rhm)