Di Duga Pembiaran, Proyek Irigasi Tidak Ada Papan Nama.

BANYUWANGI, Centralberita.id _ Instansi dinas pekerjaan umum pengairan Banyuwangi bertahun tahun, sengaja melakukan pelanggaran administrasi, khususunya tentang administrasi kontruksi pembangunan, dikarenakan saat di ketahui tim media Gemantaranews puluhan CV (Currricull vitae) yang sudah di tunjuk oleh dinas pekerjaan umum Pengairan. Kini para rekanan atau CV sudah melakukan kegiatan tanpa ada buku panduanya yaitu, spesifikasi Teknik kontruksi pembangunan, di karenakan ada dugaan Rencana Anggaran Biaya (RAB), Gambar maupun spesifikasi Teknik kontruksi pembangunan kegiatan tersebut belum ada, karena masih proses pembuatan.

Pantauan awak media dilapangan proyek pembangunan irigasi 90 % tidak ada papan nama, dan disitu ada kesan pembiaran dari pihak terkait yaitu dinas pengairan.

Ketika awak media konfirmasi ke mas Nanang irawan salah satu anggota LSM bilang bahwa,
” papan nama itu penting karena sekarang ini jamannya keterbukaan atau transfaransi, agar masyarakat ngerti dan tahu asal muasal anggaran sekaligus habis berapa anggaran proyek tersebut, di samping itu warga secara tidak langsung bisa ikut mengawasi proyek tersebut dan yang terpenting bahwa papan nama itu juga ada anggarannya, ” jelentrehnya sambil gelengkan kepala.

Dalam pemberitaan sebelumnya pada hari Rabu (17/03/21) awak media berusaha konfirmasi ke dewan DPRD/Ketua Komisi lima (5) Bu Ficki lewat aplikasi Wathsap, beliau membalas bahwa masih perjalanan singkatnya. Dan sampai pemberitaan ini, para pihak dinas terkait masih belum ada yang menindak lanjuti. (Oni/ Pj).