Ada Apa Dengan BUMDES Dan BPD Wotanmas Jedong…..?”

Ngoro – Centralberita.id – Badan usaha milik desa ( Bumdes ) seharusnya diperuntukan bagi kesejahteraan dan kemakmuran desa agar dikelolah sesuai keperuntukanya.

Namun selama Bumdes ini dibentuk dan dikelolah masih belum ada ketransparan dalam pengembanganya .

Sebut saja SM ( Data Redaksi ) salah satu putra daerah wotanmas jedong angkat bicara dengan adanya BUMDES .

” Sudah 3 periode ini perjalanan BUMDES tidak ada bentuk laporan pertanggung jawabanya mas, ungkapnya.

Bahkan dalam pengelolahan diduga konspirasi wewenang jabatan, masak ketua BPD merangkap menjadi ketua Bumdes….?”
Saya juga beberapa kali mendatangi balai desa wotanmas jedong sering dipimpong dan akhirnya ditemui salah satu perangkat desa .

” iya mas terkait masalah BUMDES dan BPD masih akan diagendakan rapat secepatnya, terkait rangkap jabatan ‘, dulu pernah ditawarkan namun tidak ada yang mau ,ungkap perangkat desa sebut saja inisial T dan S .
Dalam waktu yang sama salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebukan namanya,
” Selama berdirinya Bumdes 3 periode ini belum ada bentuk laporan yang bisa dipertanggung jawabkan ,bahkan kalau dilihat dari wilayah tersebut banyak perusahaan yang notabene bisa dijadikan rekanan bumdes ,mas…tuturnya .

Kalau ditelisik dari peraturan pemerintah no 43 tahun 2015,pasal 132 ayat 6-7 , jika pengurus Bumdes tidak diperbolehkan merangkap jabatan dalam melaksanakan fungsi pelaksanakan lembaga pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan desa .” larangan merangkap jabatan pengurus bumdes tersebut juga berlaku bagi BPD Desa ,Sekdes,Kaur ,Kasie kadus, LPM atau jabatan aparat desa lainnya
itu tidak diperbolehkan.

Kalau rangkap jabatan,jelas tidak akan optimal bekerja juga akan timbul indikasi pengelolahan dana sepihak,sementara dana Bumdes bertujuan untuk mewujudkan perekonomian masyarakat desa.

REDAKSI