Tiga tersangka narkoba keluar dari sel tahanan dikawal kasat narkoba

BANYUWANGI, Centralberita.id _ Beberapa waktu yang lalu, Kota Banyuwangi sempat di gegerkan dengan tertangkapnya Tiga orang yang sedang pesta barang haram Narkoba, salah satu pelakunya adalah seorang Polisi. Beritanya sempat viral karena ada oknum Polisi yang turut terlibat di dalamnya dan jal ini sangat menarik dan mengundang perhatian publik.

Pasalnya, ketiga tahanan berinisial ‘MN’ yang diketahui adalah seorang Kepala desa, ‘WW’ yang dikenal sebagai pemain besar baby lobster dan ‘RS’ adalah oknum Polisi Polsek Glagah saat ini tidak berada di sel tahanan Polresta Banyuwangi.

Kabar yang santer berkembang di masyarakat, ke tiga pelaku kabarnya telah menyiapkan sejumlah uang pelicin yang nilainya sangat fantastis agar bisa keluar guna mendapatkan surat keterangan dokter rumah sakit yang bertujuan agar putusannya nanti ringan.

Kabar tentang keluarnya ketiga tahanan tersebut dan saat ini berada di Surabaya dibenarkan oleh Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syaifudin, SH, Sik. MH. di depan banyak wartawan.

Menurutnya, ketiga orang tahanan tersebut telah mengajukan asessment kepada penyidik sesuai aturan perundang undangan.

” Ya benar ketiga pelaku berada di Surabaya dikawal oleh kasat Narkoba, ” kata Arman.

Pada saat itu juga ketika ditanyakan terkait desas desus uang 500 juta yang kabarnya menjadi uang pelicin untuk bisa keluar dari tahan dan sempat disinggung oleh masyarakat, Arman menjawab jika itu tidak ada karena sesuai aturan tidak ada biaya.

” Itu gratis mas, hanya sesuai aturan memang hak tersangka, ” kata Arman.

Bahkan Arman juga menjelaskan di depan banyak wartawan, jika oknum polisi yang terlibat akan tetap di proses di internal Kepolisian meskipun sudah melakukan assasment.

” Jadi tetap diproses di internal, ” jelas Arman.

Sebelumnya Team Centralberita.id juga telah mendapat kabar jika MN oknum Kades telah melakukan lobi – loby melalui adiknya yang menjabat menjadi anggota DPRRI. Bahkan sehari setelah ditangkap MN juga sempat pulang ke kediamannya dengan dikawal oleh polisi.

” Iya mas informasi dari Kasat Narkoba yang bersangkutan memohon kepada penyidik untuk menjenguk orang tuanya yang sakit sakitan agar tidak kaget, sambil berpamitan pergi ke luar kota, ” jelas Arman.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi berhasil menangkap ketiga orang WW, MN dan RS di sebuah rumah yang diduga sebagai tempat penampungan Baby lobster. Namun pada saat pengerebegan ketiga orang tersebut didapati sedang pesta narkoba jenis sabu sabu. Sementara bibit baby Lobster yang sedianya dikirim ke beberapa daerah dan negara diantaranya Batam Vietnam dan Singapura tidak ditemukan.

Ketiganya langsung diamankan dan digiring ke Polresta Banyuwangi untuk mempertangung jawabkan perbuatannya. (Oni/ Team)