Memimpin Dengan Rendah Hati Prinsip Kepemimpinan Resort Manager Ketapang Indah Hotel Banyuwangi

BANYUWANGI, Centralberita.id _ Ketapang Indah Hotel, Kamis (29/04/21). Setiap pimpinan perusahaan punya gaya dan karakteristik berbeda-beda. Mulai dari transformational leadership, coach style leadership, autocratic leadership, democratic leadership, bureaucratic leadership, strategic leadership hingga laizess faire leadership.

Berbagai tipe kepemimpinan yang melandasi gaya kepemimpinan tersebut di atas seluruhnya mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing ketika diterapkan dalam praktek keseharian dalam memimpin sebuah perusahaan atau lembaga.

” Tidak mudah untuk menjadi sosok seorang pimpinan ideal. Seseorang boleh saja menduduki jabatan tertentu sebagai pimpinan dalam suatu perusahaan, namun jika tidak diimbangi dengan sifat, karakteristik dan jiwa kepemimpinan yang memadai, akan sulit bagi yang bersangkutan untuk menjalankan tugasnya sebagai seorang pimpinan, ” jelas Pungky Kusuma, Resort Manager Ketapang Indah Hotel, Banyuwangi.

Pria kelahiran Semarang 21 Februari 1963 namun besar di Surabaya ini berpendapat, sosok seorang pimpinan perusahaan lebih kepada kontribusi nyata yang bisa diberikan terhadap perusahaan. Selain itu, seorang pimpinan perusahaan harus mampu mengoptimalkan seluruh potensi tim yang dipimpinnya.

Sejak hampir 3 tahun lalu pria yang gemar memakai baju batik khas Banyuwangi ini dipercaya untuk memimpin Ketapang Indah Hotel, Banyuwangi. Hotel berkonsep family resort dan telah berusia 27 tahun ini telah berhasil mentasbihkan diri sebagai salah satu hotel berbintang 4 terbaik di Jawa Timur.

Bersama tim yang dipimpinnya, sederet penghargaan telah diperoleh oleh Ketapang Indah Hotel, Banyuwangi. Sebelumnya, ketika masih berstatus bintang 3, hotel yang terletak di tepi Selat Bali ini berhasil menyandang predikat sebagai hotel terbaik di kelasnya se Jawa Timur pada tahun 2019 sehingga mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Timur.

Selain itu, pada awal tahun 2020 Ketapang Indah Hotel juga berhasil menyabet kategori hotel dengan penilaian terbaik dari Traveloka berupa Traveloka Award menyangkut pelayanan kepada tamu, kebersihan lingkungannya dan kualitas ragam makanan yang disajikan kepada para tamu. Hingga saat ini, hotel dengan total jumlah kamar sebanyak 152 unit ini mampu menduduki posisi market leader perhotelan di Banyuwangi.

” Mencapai prestasi itu merupakan suatu keharusan. Namun yang lebih challenging atau menantang adalah bagaimana mempertahankan prestasi yang telah dicapai dan terus berinovasi dalam memberikan kualitas pelayanan dan produk yang disajikan kepada para tamu dan client hotel, ” ungkap pria yang punya hobby menyanyi dan memainkan beberapa instrumen musik seperti gitar, piano, flute dan harmonika.

Pungky selalu mengedepankan pola pendekatan terhadap seluruh komponen karyawan hotel yang dipimpinnya dan berupaya memahami karakter 135 orang karyawan mulai dari rank & file hingga jajaran head of departments dan executive committee.

Ketika kembali ditanya tentang pola kepemimpinan yang dianutnya, dengan ringan pria berbintang Pisces penyuka musik bergenre mainstream jazz dan hard rock ini dengan enteng menjelaskan,
” Mungkin lebih kearah manajemen kepemimpinan dari hati dipadu dengan coach style leadership ya, ” ungkapnya ramah.

Sebelum bergelut dengan dunia hospitality atau perhotelan pada tahun 1993 silam, Pungky menjalani karir pekerjaan di bidang media selama 12 tahun. Mulai sebagai reporter, penyiar radio, pengisi suara iklan radio & televise (voiceoverman) sampai menjadi penyiar televisi. Tidak heran, jika pria penggemar tayangan Ipin & Upin ini sangat dekat dengan kalangan media karena kesamaan latar belakang profesinya. Hingga saat ini pun Pungky masih sering menjadi master of ceremony (MC) pada event-event tertentu sebagai bagian dari passion dan hobby.

Posisi pertama yang disandangnya begitu meninggalkan profesi sebagai awak media sekian tahun silam adalah menjadi manajer marketing communications di salah satu hotel berbintang 4 di Surabaya, lalu menjadi manajer public relations pada beberapa perusahaan perhotelan  hingga berkecimpung di dalam dunia sales & marketing, sebelum akhirnya menduduki posisi sebagai general manager pada beberapa international chain hotel berbintang 4 di berbagai lokasi di Indonesia.

Kini Pungky merasa sangat bersyukur dipercaya dan mampu memberikan kontribusi dari keahliannya memimpin perhotelan di Ketapang Indah Hotel, salah satu hotel favorit masyarakat Banyuwangi. 

” Sebagai pemimpin, kita harus harus selalu rendah hati dalam memimpin perusahaan. Setinggi  apa pun pun posisi yang dijabat, itu merupakan amanah yang harus selalu dijalankan secara jujur dan istiqomah, ” pungkas Pungky Kusuma, Resort Manager Ketapang Indah Hotel, Banyuwangi yang tidak pernah lepas untuk selalu tersenyum ketika berhadapan dengan lawan bicaranya. (ONi)

Tinggalkan Balasan