PRAKTISI HUKUM : Terlalu Dini Menjustifikasi Rektor UHO Soal Plagiat

Sultra, centralberita.id-Terkait pro dan kontra soal isu plagiat rektor UHO (Universitas Haluoleo)

Diketahui pada Tanggal 29 Januari 2018 Ombudsman Republik indonesia menyatakan Rektor Universitas Haluoleo, Muh.Zamrun Firihu di duga Melakukan plagiat.
Ada 3 Karya Ilmiah Muh. Zamrun Firihu Yang Di periksa oleh Ombudsman , Berdasarkan Permintaan keterangan dari pihak Pelapor. Banyaknya tudingan dari berbagai pihak Bahwa Rektor UHO (Universitas Haluoleo), Membuat praktisi hukum angkat bicara, “Mengenai karya tulis ilmiah Prof. Dr. Zamrun Firihu, kita Tidak boleh Menjustifikasi Bahwa itu plagiat ,Sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan. Karena berbicara plagiat itu adalah tindak pidana, kita harus mengedepankan asas praduga tak bersalah.” Ungkapnya

Dia juga mengungkapkan terlalu dini kita menjustifikasi bahwa itu karya adalah hasil plagiat, seharusnya menunggu putusan dari pengadilan. saat ini karya Ilmiah tersebut sah-sah saja atas Nama Beliau.

“Sepanjang belum ada putusan pengadilan yang menyatakan bahwa karya ilmiah yang di lakukan oleh Rektor UHO dinyatakan plagiat,Maka Itu sah – sah saja” Ujarnya

Mengenai Rekomendasi dari Ombudsman
Terkait terkait dugaan plagiat tersebut pratisi Hukum menegaskan bahawa Harus Menunggu Putusan dari pengadilan Negeri.

“Itu Masih sebatas Rekomendasi,nanti rana hukum yang akan putuskan ,Saya Rasa Terlalu dini Untuk menjustifikasi bahwa itu Plagiat, tapi masih Sebatas Dugaan saja”. Ungkapnya saat ditemui di Warkop Reno Kendari.

Penulis Pusnawi

Tinggalkan Balasan