Sarasehan Wartawan Media Cetak, Electronik Dan Online Bersama Bakesbangpol.

BANYUWANGI, Centralberita.id _ Kegiatan Sarasehan bersama Wartawan yang di mulai tepat Pukul 10.30 WIB ini terlaksana di Universitas 17 Agustus (Untag) Banyuwangi, Kamis (29/04/21) yang di hadiri Oleh Kepala Bakesbangpol Abdul Aziz Hamidi SE, MM, Kasubaghumas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan S.sos, Ketua GP Ansor Banyuwangi H. Ihwan Arif, puluhan Wartawan di Banyuwangi, Sahabat Rafi, Teman – teman dari Radio Komunitas dan lain – lain dengan Tema ‘Peran media Dalam Menangkal Penyebaran Faham Radikalisme Dan Terorisme Di Banyuwangi’.

ONI Investigasi SMN CB

Dalam sambutannya Kepala Bakesbangpol Abdul Aziz menerangkan bahwa,
” Kita harus menjaga Banyuwangi dengan adanya sinergi kita, Insan Pers juga harus bisa mengetuk tularkan terkait Prokes kesehatan, agar supaya masyarakat bisa melaksanakan prokes tersebut, dampak dari Covid 19 di Banyuwangi sangat signifikan, solusinya adalah bagaimana menggerakkan kembali perekonomian masyarakat memberikan stimulus di pelaku UMKM, ” jelas Abdul Aziz Kepala Bakesbangpol Banyuwangi.

” Harapan kami, kita semua memberikan informasi yang bisa membuat tentrem, ayem dan bisa menenangkan masyarakat, bukan malah memecahbelah dalam siatuasi yang sudah kacau seperti ini, ayo bersatu untuk Banyuwangi kita, ” harap dan pungkas Abdul Aziz dengan semangat.

Nara Sumber yang pertama yang mengisi Giat Sarasehan ini adalah Kasubaghumas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan S.Sos, beliau menerangkan bahwa,
” Radikalisme yang lebih mengarah ke Terorisme ada 2 artian, yang positif dan negatif. Kalau yang Positif yaitu menyelesaikan perkara sampai ke tingkat atas, sedangkan yang negatif adalah sekumpulan orang yang mau merusak tatanan yang sudah ada dengan kekerasan, ” jelas Lita dengan tegas.

” Peran Media adalah ujung tombak dan tidak akan lekang oleh waktu, tapi berhati – hatilah dengan pemanfaatan oleh sekelompok orang yang mau merusak tatanan yang sudah ada, dalam penulisan berita yang mengarahkan kepada Radikalisme yang mengarah ke Terorisme, Radikalisme yang mengarah ke Terorisme itu bukan islam, ” terang Lita dengan tegas.

Dalam durasi 30 menit tema Radikalisme mengarah Terorisme sangat gamblang dan jelas di bawakan Oleh Kasubaghumas Lita kurniawan

” Islam tidak suka dengan kekerasan, tetapi konflik islam ini memang sejak dulu ada, wartawan harus bisa dan wajib selektif dan harus bisa mengetahui siapa yang kita beritakan, agar supaya media yang wartawan bawa tidak sembarangan di manfaatkan dan terpengaruh dengan kelompok – kelompok Radikalisme yang mengarah ke Terorisme, ” jelas Ihwan Arif yang menjadi nara sumber ke dua dan juga sekaligus menjadi Ketua Laros Jenggirat Banyuwangi.

Dengan Pemaparan dari H. Ihwan Arif juga memberikan warning baru kepada awak media agar supaya lebih waspada terhadap Nara sumber yang akan kita liput beritanya. Di kesempatan yang sama pula ada sesi tanya jawab, diantaranya dari Radar Banyuwangi wartawan Dedi, Seblang wartawan Vian, Centralberita wartawan Oni, dan ada 2 wartawan yang mengutarakan pertanyaan dan wartawanpun mendapat jawaban atas semua pertanyaannya. (Oni)

Tinggalkan Balasan