GPMI minta Polda Periksa Sekda Sultra dan diirektur CV. BG atas Dugaan korupsi Rp.1.105.465.672 Area Parkir Kantor Gubernur Sultra.

Sultra, Centralberita.id _ Dalam memperingati Hari Buruh internasional 1 Mei 2021, Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI) Mendesak Polda Sultra Agar segera Memanggil dan memeriksa Sekda Sultra dan CV. BG terkait dugaan korupsi area parkiran kantor Gunernur Sulawesi Tenggara.

“Polda Sulawesi Tenggara pada hari Buruh ini kami minta agar segera Memanggil dan memeriksa Sekda Sultra selaku PPK dan CV. BG sebagai pelaksan pekerjaan tersebut” yang kami duga Kuat telah terjadi indikasi korupsi” Ucapnya.

CV. BG sebagai pelaksana pekerjaan area parkir Kantor Gubernur, dengan nomor kontrak 602/7436. Dugaan korupsi Rp.1.105.465.672. di karenakan adanya dugaan kekurangan volume berdasarkan Hasil LHP BPK RI tahun anggaran 2019. Persoalan ini Gerakan Persatuan Mahasiswa Akan membawanya sampai di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Apabila persoalan ini tidak ada kejelasan maka kami akan sambangj KPK di jakarta, ini persoalan dari tahun 2019, sudah cukup lama saya rasa. Persoalan ini berdasarkan hasil LHP BPK RI perwakilan Sulawesi tenggara tahun anggaran 2019, dinama di dalamnya di jelaskan ada kelebihan pembayaran sebesar RP. 1.105.465.672. dengan total anggaran Rp. 1.965.480.000.” ujar Alfin Dewan Pembina GPMI.

Kami duga CV. BG dan Sekda Sultra telah melanggar “UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Pasal 1 angka 22 “Kerugian Negara/Daerah adalah kekurangan uang, surat berharga, dan barang, yang nyata dan pasti jumlahnya sebagai akibat perbuatan melawan hukum baik sengaja maupun lalai.
“UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan Pasal 1 angka 15.

“Kerugian Negara/Daerah adalah kekurangan uang, surat berharga, dan barang, yang nyata dan pasti jumlahnya sebagai akibat perbuatan melawan hukum baik sengaja maupun lalai.“

UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi
Penjelasan pasal 32 ayat (1)
Yang dimaksud dengan “secara nyata telah ada kerugian keuangan negara” adalah kerugian yang sudah dapat dihitung jumlahnya berdasarkan hasil temuan instansi yang berwenang”. Tuturnya.

Gerakan Persatuan Mahasiswa Juga mengungkapkan akan turun kejalan apabila persoalan ini di biarkan berlarut-larut.

“kami akan turun dengan masa yang banyak bila persoalan ini di biarkan berlarut-larut, olehnya itu dengan ini kami minta polda sultra agar segera menindak lanjuti petsoalan ini” Tutupnya. (Pusnawir)

Tinggalkan Balasan